01:46
Baru selesai nonton Real Steel, belum bisa tidur. Ke kamar menemukan dua tambatan hatiku sudah lelap. Melihat wajah ganteng jawdan membuatku mengambil iPad dan menulis.
Si Cerdas Jawdan
Anakku
Pada malam terakhir sebelum keberangkatanku
Wajah lelapmu puas kupandangi
Seakan ingin kurekam selamanya
Kupatri di otakku
Jagoanku
Mengertilah kepergianku bukan meninggalkanmu
Kepergianku untuk kembali kepadamu
Harapanku
Abah pergi untuk mewujudkan mimpi abah
Dan dengannya juga akan mewujudkan mimpimu kelak
Yang akan abah jadikan tujuan hidupku
Jagalah dirimu
Engkaulah khalifah di bumiNya
Dan yang terpenting
Jagalah ibumu
Permata berharga hatiku
Apartmen Kalibata City, 27 Sept 2012
Si Cerdas Jawdan
Anakku
Pada malam terakhir sebelum keberangkatanku
Wajah lelapmu puas kupandangi
Seakan ingin kurekam selamanya
Kupatri di otakku
Jagoanku
Mengertilah kepergianku bukan meninggalkanmu
Kepergianku untuk kembali kepadamu
Harapanku
Abah pergi untuk mewujudkan mimpi abah
Dan dengannya juga akan mewujudkan mimpimu kelak
Yang akan abah jadikan tujuan hidupku
Jagalah dirimu
Engkaulah khalifah di bumiNya
Dan yang terpenting
Jagalah ibumu
Permata berharga hatiku
Apartmen Kalibata City, 27 Sept 2012

Comments
Post a Comment